Karakteristik Sosial Ekonomi Petani Pembudidaya Ikan Air Tawar Di Sleman Yogyakarta

Authors

  • Edy Suwasono Pascasarjana Program Studi Manajemen, Universitas Islam Kadiri
  • Ratna Dewi Mulyaningtyas Universitas Islam Kadiri

DOI:

https://doi.org/10.21776/ub.habitat.2019.030.3.13

Keywords:

budidaya ikan, pembudidaya, karakteristik petani, sosial ekonomi, kinerja usahatani

Abstract

Sektor perikanan terutama perikanan air tawar di Daerah Istimewa Yogyakarta cenderung terus meningkat, dan bahkan mampu menyumbang 96% dari total produksi perikanan.  Karakteristik sosial ekonomi petani dan peran kelembagaan merupakan indikator-indikator  penting untuk mengetahui kinerja usahatani tambak ikan air tawar.  Tujuan penelitian untuk mendiskripsikan karakteristik sosial ekonomi petani budidaya air tawar. Penentuan lokasi dan sampel dilakukan secara purposive di Desa Sidomoyo, Kecamatan Godean, Kabupaten Sleman (DIY). Jumlah sampel adalah sebanyak 30 orang. Metode penelitian adalah survei Hasil penelitian menunjukkan, 83,33% petani berada pada usia produktif dari jumlah 30 orang; 80% pendidikan formal petani hanya mencapai SD-SLTP; 86,67% rata-rata jumlah tanggungan yaitu 3 orang/keluarga; 90% petani rata-rata berpengalaman 5 tahun - 10 tahun; rata-rata produksi ikan mencapai 2.600 kg per periode usaha; sistem penjualan dengan cara berlangganan, dengan harga jual rata-rata Rp 17.000/kg dan merupakan harga yang berlaku di pasar. Karakteristik sosial ekonomi petani sangat berpengaruh terhadap kinerja usahatani pembudidaya ikan air tawar.

Author Biography

Ratna Dewi Mulyaningtyas, Universitas Islam Kadiri

Pascasarjana Program Studi Agribisnis, Universitas Islam Kadiri

References

BPS, 2014. Tabel Dinamis Produksi Ikan Darat menurut Jenis Budidaya dan Kabupaten/Kota di D.I. Yogyakarta.

Denta, D. 2008. Proses Pembentukan Kelompok dan Hubungan Partisipasi Anggota Dengan Kinerja Kelompok Dalam Usaha Agribisnis Lidah Buaya (Aloe Vera). Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya. Malang.

Koentjaraningrat. 1997. Metode-Metode Penelitian Masyarakat. Edisi ke-3. PT. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Mardikanto, T. 1995. Penyuluhan Pembangunan Pertanian. UNS. Surakarta.

Mosher, A.T. 1987. Menggerakkan dan Membangun Pertanian Sebelas Maret. Universitas Press. Surakarta.

Nasir, M., 2003. Metode Penelitian. Ghalia Indonesia. Jakarta.

Payaman J.S. 1985. Pengantar Ekonomi Sumber Daya Manusia. Jakarta: Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

Pingali P. 2006. Agricultural Growth and Economic Development: a view through the globalization lens. Presidential Address to the 26th International Conference of Agricultural Economists, Gold Coast, Australia, 12-18th August, 2006.

Riduwan, 2002. Skala Pengukuran Variabel-Variabel Penelitian. IKAPI. Jawa Barat.

Shaw. 1979. Group Dymanic : The Psycology of Small Group. Mc Graw-Hill Publishing Company. New Delhi.

Situngkir, Sihol. Lubis Pulina dan Erida. 2007. Peranan Ibu Rumah Tangga Dalam Meningkatkan Pendapatan Keluarga (Kasus: Pedagang Sayur di Kota Madya Jambi). “Jurnal Manajemen dan Pembangunanâ€, Ed. 7, Juli 2007.

Soekartawi. 1988. Prinsip-Prinsip Dasar Komunikasi Pertanian. Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya. Malang.

Soekartawi,1995.Analisis Usahatani. UI. Jakarta.

Sunar. 2012. Pengaruh faktor biografis (usia, masa kerja, dan gender) terhadap produktivitas karyawan (studi kasus PT Bank X). Forum Ilmiah , 9(1): 167 – 177.

Widodo, S., Nawang S.P. 2015. Dinamika Pembangunan Pertanian. Yogyakarta.

Downloads

Published

2020-01-07

How to Cite

Suwasono, E., & Mulyaningtyas, R. D. (2020). Karakteristik Sosial Ekonomi Petani Pembudidaya Ikan Air Tawar Di Sleman Yogyakarta. HABITAT, 30(3), pp.105–110. https://doi.org/10.21776/ub.habitat.2019.030.3.13

Issue

Section

Articles