Karakteristik Sosial Ekonomi Petani Pembudidaya Ikan Air Tawar Di Sleman Yogyakarta

Edy Suwasono, Ratna Dewi Mulyaningtyas
  Habitat,,  pp.105-110  

Abstract


Sektor perikanan terutama perikanan air tawar di Daerah Istimewa Yogyakarta cenderung terus meningkat, dan bahkan mampu menyumbang 96% dari total produksi perikanan.  Karakteristik sosial ekonomi petani dan peran kelembagaan merupakan indikator-indikator  penting untuk mengetahui kinerja usahatani tambak ikan air tawar.  Tujuan penelitian untuk mendiskripsikan karakteristik sosial ekonomi petani budidaya air tawar. Penentuan lokasi dan sampel dilakukan secara purposive di Desa Sidomoyo, Kecamatan Godean, Kabupaten Sleman (DIY). Jumlah sampel adalah sebanyak 30 orang. Metode penelitian adalah survei Hasil penelitian menunjukkan, 83,33% petani berada pada usia produktif dari jumlah 30 orang; 80% pendidikan formal petani hanya mencapai SD-SLTP; 86,67% rata-rata jumlah tanggungan yaitu 3 orang/keluarga; 90% petani rata-rata berpengalaman 5 tahun - 10 tahun; rata-rata produksi ikan mencapai 2.600 kg per periode usaha; sistem penjualan dengan cara berlangganan, dengan harga jual rata-rata Rp 17.000/kg dan merupakan harga yang berlaku di pasar. Karakteristik sosial ekonomi petani sangat berpengaruh terhadap kinerja usahatani pembudidaya ikan air tawar.

Keywords


budidaya ikan; pembudidaya; karakteristik petani; sosial ekonomi; kinerja usahatani

Full Text:

PDF

References


BPS, 2014. Tabel Dinamis Produksi Ikan Darat menurut Jenis Budidaya dan Kabupaten/Kota di D.I. Yogyakarta.

Denta, D. 2008. Proses Pembentukan Kelompok dan Hubungan Partisipasi Anggota Dengan Kinerja Kelompok Dalam Usaha Agribisnis Lidah Buaya (Aloe Vera). Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya. Malang.

Koentjaraningrat. 1997. Metode-Metode Penelitian Masyarakat. Edisi ke-3. PT. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Mardikanto, T. 1995. Penyuluhan Pembangunan Pertanian. UNS. Surakarta.

Mosher, A.T. 1987. Menggerakkan dan Membangun Pertanian Sebelas Maret. Universitas Press. Surakarta.

Nasir, M., 2003. Metode Penelitian. Ghalia Indonesia. Jakarta.

Payaman J.S. 1985. Pengantar Ekonomi Sumber Daya Manusia. Jakarta: Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

Pingali P. 2006. Agricultural Growth and Economic Development: a view through the globalization lens. Presidential Address to the 26th International Conference of Agricultural Economists, Gold Coast, Australia, 12-18th August, 2006.

Riduwan, 2002. Skala Pengukuran Variabel-Variabel Penelitian. IKAPI. Jawa Barat.

Shaw. 1979. Group Dymanic : The Psycology of Small Group. Mc Graw-Hill Publishing Company. New Delhi.

Situngkir, Sihol. Lubis Pulina dan Erida. 2007. Peranan Ibu Rumah Tangga Dalam Meningkatkan Pendapatan Keluarga (Kasus: Pedagang Sayur di Kota Madya Jambi). “Jurnal Manajemen dan Pembangunan”, Ed. 7, Juli 2007.

Soekartawi. 1988. Prinsip-Prinsip Dasar Komunikasi Pertanian. Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya. Malang.

Soekartawi,1995.Analisis Usahatani. UI. Jakarta.

Sunar. 2012. Pengaruh faktor biografis (usia, masa kerja, dan gender) terhadap produktivitas karyawan (studi kasus PT Bank X). Forum Ilmiah , 9(1): 167 – 177.

Widodo, S., Nawang S.P. 2015. Dinamika Pembangunan Pertanian. Yogyakarta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.
HABITAT Indexed by :