Analisis Efisiensi Distribusi Labu Siam di Kabupaten Semarang

Syam Lingga Wijaya, Siswanto Imam Santoso, Wiludjeng Roessali
  Habitat,,  pp.96-104  

Abstract


Tujuan penelitian ini adalah menganalisis saluran distribusi labu siam (Sechium edule (Jacq.) Sw), menganalisis marjin dan efisiensi distribusi pada setiap pola distribusi, dan menganalisis perbedaan marjin distribusi antar pola distribusi labu siam. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari sampai Maret 2019.  Metode analisis data dalam penelitian menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 54 orang dengan rincian 16 orang petani, 8 orang tengkulak, 8 orang pedagang pengumpul pasar, 9 orang pedagang besar, dan 13 orang pedagang pengecer. Jumlah responden petani ditentukan dengan quota sampling dan responden lembaga distribusi ditentukan dengan snowball. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima pola distribusi labu siam di Kabupaten Semarang. Efisiensi distribusi labu siam pada pola I dan pola II berdasarkan nilai marjin distribusi dan farmer’s share diketahui telah efisien, sedangkan pola III, pola IV, dan pola V tidak efisien. Pola saluran I adalah pola saluran yang paling efisien berdasarkan nilai farmer’s share, nilai efisiensi, dan nilai MME.

Keywords


efisiensi distribusi; farmer’s share; labu siam; saluran distribusi

Full Text:

PDF

References


Acharya, S. S. dan N. L. Agrawal. (2001). Agricultural Marketing in India. New Delhi : Oxford and IBH Publishing Company.

Adiansyah, N., A. Dja’far, dan Rifiana. (2013). Analisis tataniaga sawi di Kecamatan Liang Anggang Kota Banjarbaru. J. Agribisnis Perdesaan, 3(1), 62– 73.

Alamaini, W. O., Budiyanto, dan A. Mansyur. (2016) Margin Pemasaran Ikan Cakalang (Katsuwonus pelamis) di Tempat Pendaratan Ikan Sodohoa Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara. J. Sosial Ekonomi Perikanan FPIK Universitas Halu Oleo, 1(3), 136 – 142.

Azzaino. (1991). Pengantar Tataniaga Pertanian. Bogor : Departemen Ilmu – ilmu Sosial Ekonomi Institut Pertanian Bogor.

Badan Pusat Statistik. (2017). Jawa Tengah dalam Angka 2015. Jawa Tengah : BPS Jawa Tengah.

Badan Pusat Statistik. (2018). Kabupaten Semarang dalam Angka 2018. Semarang : BPS Kabupaten Semarang.

Dastagiri, M. B., R. Chand, T. K. Immanuelraj, C. V. Hanumanthaiah, P. Paramsivam, R. S. Sidhu, M. Sudha, S. Mandal, B. Singh, K. Chand, B. G. Kumar. (2013). Indian vegetables : production trends, marketing efficiency and export competitiveness. J. American Journal of Agriculture and Forestry. 1(1), 1 – 11.

Fuad, M., Christin H., Nurlela, Sugiarto, Y.E.F. Paulus. (2000). Pengantar Bisnis. Jakarta : PT. Gramedia Pustaka Utama.

Hastian. (2010). Analisis efisiensi pengolahan dan Pemasaran Hasil Usahatani Kelapa di Kabupaten Bombana. J. Agriplus, 20 (01), 77 – 87.

Kheirandish, M. dan M. V. Srinivasa Gowda. (2012). Marketing efficiency and price spread for saffron in Iran. J. Agriculture Economics, 5(1), 23 – 30.

Kotler, P. dan G. Amstrong. (2004). Dasar – Dasar Pemasaran Jilid ke – 2. Indeks, Jakarta.

Muslim, C. dan V. Darwis. (2012). Keragaan Kedelai Nasional dan Analisis Farmer Share serta Efisiensi Saluran Pemasaran Kedelai di Kabupaten Cianjur. J. SEPA, 9(1),1 – 11.

Pradika, A., A. I. Hasyim, dan A. Soelaiman. (2013). Analisis Efisiensi Pemasaran Ubi Jalar di Kabupaten Lampung Tengah. J. Ilmu-ilmu Agribisnis. 1(1), 25 – 35.

Praswati, A. N., T. Prijanto, dan B. D. Aji. (2018). Saluran Distribusi dan Marjin Pemasaran Kubis Tomat Wortel (Studi Kasus di Area Boyolali Jawa Tengah). J. Ilmu Manajemen dan Akuntansi Terapan, 9(1), 1 – 18.

Ruauw, E. (2015). Kajian Distribusi Pangan Pokok Beras di Kabupaten Kepulauan Talud. J. ASE. 11(1), 58 – 68.

Sari, D. P. (2014). Optimasi Distribusi Gula Merah pada UD. Sari Bumi Raya Menggunakan Model Transportasi dan Metode Least Cost. Skripsi Sarjana. Universitas Dian Nuswantoro.

Sudiyono, A. 2002. Pemasaran Pertanian. 2 edisi 2. Malang : UMM Press.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.
HABITAT Indexed by :