Dampak Regrouping Lahan Terhadap Produksi Tebu Petani Berdasarkan Penggunaan Input di Pabrik Gula Gempolkrep Jawa Timur

Authors

  • Amallia Ferhat Magister Manajemen Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada
  • Jangkung Handoyo Mulyo Fakutas Pertanian, Universitas Gadjah Mada
  • Irham Irham Fakutas Pertanian, Universitas Gadjah Mada

DOI:

https://doi.org/10.21776/ub.habitat.2018.029.3.14

Keywords:

dampak, regrouping lahan, input, output, produksi tebu

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis dampak regrouping berdasarkan penggunaan input serta output yang dihasilkan, khususnya pada output produksi tebu petani regrouping. Lokasi penelitian dipilih secara purposive sampling yang berada di lima wilayah binaan pabrik gula. Untuk menjawab tujuan penelitian ini, maka uji beda dua rerata (uji t) digunakan untuk membandingkan capaian produksi tebu antara kelompok petani regrouping dan petani non-regrouping. Sementara untuk memperkuat hasil pengujian, penelitian ini juga menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil analisis uji beda dua rerata menunjukkan tidak adanya beda nyata pada penggunaan lahan antara kedua kelompok. Sementara pada variabel  benih, tenaga kerja, pupuk phonska, pupuk Za, sidamin dan amegrass terjadi beda nyata, atau terdapat perbedaan yang signifikan pada setiap variabel antar kedua kelompok. Pada hasil analisis regresi linier berganda menunjukkan hasil serupa, dimana secara keseluruhan pelaksanaan regrouping tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap produksi tebu. Hasil ini justru membantah bahwa pelaksanaan regrouping akan meningkatkan produksi tebu itu sendiri. Hal tesebut terbukti dari variabel luas lahan, benih, tenaga kerja saja yang dianggap signifikan dengan nilai dibawah 0,005 (sig < 0,005) dan variabel lainnya tidak berpengaruh.

References

Akudugu, M. A., Guo, E., & Dadzie, S. K. (2012). Adoption of Modern Agricultural Production Technologies by Farm Households in Ghana: What Factors Influence their Decisions? Journal of Biology, Agriculture and Healthcare, 2(3), 1–13.

Apriawan, D. C., Irham, & Mulyo, J. H. (2015). Analisis Produksi Tebu dan Gula di PT. Perkebunan Nusantara VII Analysis of Sugarcane and Sugar Production in PT . Perkebunan Nusantara VII ( PERSERO ). Agro Ekonomi, 26(2), 159–167.

Artha, T. (2014). Optimasi Komposisi Kiriman Tebu Untuk Mencapai Hasil Gula Optimal Di PT. INDOLAMPUNG PERKASA, Lampung. Agro Ekonomi, UGM, 25(2), 216–227.

Bautista, E. G., Kim, J., Kim, Y., & Panganiban, M. E. (2017). Farmer’s Perception on Farm mechanization and Land reformation in the Philippines. J. Korean Soc. Int. Agric, 29(3), 242–250.

Cai, L., & Hayes, A. F. (2008). A New Test of Linear Hypotheses in OLS Regression Under Heteroscedasticity of Unknown Form. Journal of Educational and Behavioral Statistics, 33(1), 21–40.

Cay, T., Ayten, T., & Iscan, F. (2010). Effects of different land reallocation models on the success of land consolidation projects: Social and economic approaches. Land Use Policy, 27(2), 262–269.

Debertin, D. L. (2012). Agricultural Production Economics.

Denziana, A., Indrayenti, & Fatah, F. (2014). Coorporate Financial Performance Effect of Macro Economic Factors Against Stock Return. Jurnal Akuntansi Dan Keuangan, 5(2), 17–40.

Elinur, Priyarsono, D. S., Tambunan, M., & Firdaus, M. (2010). Perkembangan Industri Gula Indonesia Dan Urgensi Swasembada Gula Nasional Yanto. Indonesian Journal of Agricultural (IJAE), 2(1), 97–119.

Gretton, A. (2012). A Kernel Two-Sample Test. Journal of Machine Learning Research, 13, 723–773.

Hairani, R. I., Murti, J., Aji, M., & Januar, J. (2014). Analisis Trend Produksi dan Impor Gula Serta Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Impor Gula Indonesia. Sosial Ekonomi Pertanian, UNEJ, 1(4), 77–85.

Kanita, N. R., & Hendryadi. (2017). Faktor Determinan Pembentuk Struktur Modal Pada Perusahaan Sektor Farmasi Periode 2012 - 2016. Jurnal Riset Manajemen Dan Bisnis (JRMB) Fakultas Ekonomi UNIAT, 2(1), 241 – 250.

Luna, I., & Lobo, A. (2016). Mapping Crop Planting Quality in Sugarcane From UAV Imagery: A Pilot Study in Nicaragua. Remote Sensing, 8(6), 1–18.

Medard, J., & Djomo, N. (2012). The Effects of Human Capital on Agricultural Productivity and Farmer ’ s Income in Cameroon. International Business Ressearch, 5(4), 149–159.

Nuryanti, S., & K.S.Swastika, D. (2011). Peran Kelompoktani dalam Penerapan Teknologi Pertanian. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 29(70), 115–128.

Padilla-Fernandez, M. D., & Nuthall, P. L. (2009). Technical Efficiency in the Production of Sugar Cane in Central Negros Area, Philippines: an Application of Data Envelopment Analysis. J. Issaas, 15(1), 77–90.

Suprapti, I. (2014). Agriekonomika , ISSN 2301-9948. Efisiensi Produksi Petani Jagung Madura Dalam Mempertahankan Keberadaan Jagung Lokal, 3(1), 11–20.

Downloads

Published

2018-12-26

How to Cite

Ferhat, A., Mulyo, J. H., & Irham, I. (2018). Dampak Regrouping Lahan Terhadap Produksi Tebu Petani Berdasarkan Penggunaan Input di Pabrik Gula Gempolkrep Jawa Timur. HABITAT, 29(3), pp.113–121. https://doi.org/10.21776/ub.habitat.2018.029.3.14

Issue

Section

Articles