Analisis Dampak Pengembangan Wisata Pulau Bokori Terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Bajo (Studi Kasus di Desa Mekar Kecamatan Soropia)

Samsul Alam Fyka, Lukman Yunus, Muhammad Aswar Limi, Awaluddin Hamzah, Darwan Darwan
  Habitat,,  pp.106-112  

Abstract


Pulau Bokori merupakan salah satu destinasi wisata bahari yang menjadi tempat tujuan pariwisata di Sulawesi Tenggara. Pengembangan Pulau Bokori yang dilakukan pemerintah daerah secara langsung akan memberikan pengaruh bagi masyarakat sekitar. Masyarakat Bajo di Desa Mekar adalah masyarakat yang mendiami daerah sekitar pulau bokori dengan mata pencaharian sebagai nelayan dengan tingkat kemiskinan yang sangat tinggi yakni seluruh masyarakatnya tergolong masyarakat miskin. Keberadaan wisata pulau bokori ini akan memberikan perubahan pada kondisi sosial seperti perubahan gaya hidup dan ekonomi seperti perubahan mata pencaharian, peningkatan pendapatan, perubahan pemilikan asset dan kondisi rumah masyarakat Bajo. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui dampak pengembangan wisata pulau Bokori terhadap kondisi sosial dan ekonomi masyarakat Bajo di Desa Mekar. Analisis data yang digunakan di penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh sosial berupa gaya hidup melalui cara berpakaian masyarakat Bajo akibat adanya wisata Pulau Bokori sangat kecil, yaitu sebesar 10,34 % saja. Sedangkan gaya hidup melalui cara berkomunikasi dengan menggunakan handphone, terjadi perubahan yaitu sebesar 65,52%. Dampak ekonomi terhadap penambahan mata pencaharian akibat adanya wisata pulau bokori bagi masyarakat Bajo terlibat dalam usaha di sektor wisata, seperti jasa penyeberangan, pedagang kaki lima, penyewaan tikar, penjual makanan sate pokea dan tenaga kerja banana boat. Sehingga terjadi perubahan pendapatan masyarakat dari sector wisata.

Keywords


dampak wisata; pulau bokori; sosial ekonomi; masyarakat bajo

Full Text:

PDF

References


Abdillah A.B.Y., Hamid, D. 2016. Dampak Pengembangan Pariwisata terhadap Kehidupan Masyarakat Lokal di Kawasan Wisata (Studi pada Masyarakat sekitar Wisata Wendit, Kabupaten Malang). Jurnal Administrasi Bisnis, Vol 30 (1). Hal 74 – 78.

Aryani SW, Sunarti, Darmawan A. 2017. Analisis Dampak Pembangunan Pariwisata Pada Aspek Ekonomi dan Sosial Budaya Masyarakat (Studi Kasus pada Desa Wisata Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul, D.I. Yogyakarta). Jurnal Administrasi Bisnis. Vol. 49 (2). Hal :142-146.

Desatria L, Fachrina, Yasin, F. 2013. Dampak sosial ekonomi objek wisatathe unique park waterboomdi kotasawahlunto. Jurnal Ilmu Sosial Mamangan, Vol II (2). Hal : 82 – 91.

Dritasto A, Anggraeni AA. 2013. Analisis Dampak Ekonomi Wisata Bahari Terhadap Pendapatan Masyarakat Di Pulau Tidung. Jurnal Online Institut Teknologi Nasional. XX (X). Malang (ID) : Institut Teknologi Nasional. Hal 1-8. Dapat diunduh dari :http://portalgaruda.org/download_article.php?article=57445.

Hijriati, Emma. et. al. 2014. Pengaruh Ekowisata Berbasis Masyarakat terhadap Perubahan Kondisi Ekologi, Sosial dan Ekonomi di Kampung Batusuhunan, Sukabumi. Sodality : Jurnal Sosiologi Pedesaan. Vol 2 (3). Hal 146 – 159.

Hermawan, H. 2016. Dampak Pengembangan Desa Wisata Nglanggeran Terhadap Ekonomi Masyarakat Lokal. Jurnal Pariwisata, Vol III. No.2. Hal 105 – 117.

Hiariey SL, Sahusilawane W. 2013. Dampak Pariwisata terhadap Pendapatan dan Tingkat Kesejahteraan Pelaku Usaha di Kawasan Wisata Pantai Natsepa, Pulau Ambon. Jurnal Organisasi dan Manajemen, Vol 9, No. 1. Hal 87 – 105.

Kurniawan, W. 2015. Dampak Sosial Ekonomi Pembangunan Pariwisata Umbul Sidomukti Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang. Economics Development Analysis Journal. Vol 4(4). Hal 443-451.

Martina, S. 2016. Dampak Pengelolaan Taman Wisata Alam Kawah Putih terhadap Kehidupan Sosial dan Ekonomi Masyarakat. Jurnal Pariwisata. Vol 1(2). Hal 81 – 88.

Sugiyono, 2011. Metode Penelitian Kuantitatf Kualitatif dan R&D. Badung: Alfabeta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.
HABITAT Indexed by :