Valuasi Ekonomi Kusuma Agrowisata Kota Batu, Jawa Timur

Oby Priambodo, Suhartini Suhartini
  Habitat,,  pp.122-132  

Abstract


Industri pariwisata menjadi industri yang memiliki potensi untuk dilakukan pengembangan. Jenis pariwisata yang memiliki potensi besar untuk pengembangan adalah wisata alam, salah satunya Kusuma Agrowisata. Kusuma Agrowisata menjadi salah satu wisata alam berbasis agronomi yang terletak di Kota Batu. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui bagaimana persepsi konsumen terhadap fasilitas, pelayanan, dan infrastruktur di Kusuma Agrowisata, 2) Untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan wisata di Kusuma Agrowisata, dan 3) untuk mengestimasi nilai surplus konsumen dan nilai ekonomi wisata dari Kusuma Agrowisata. Dengan melihat nilai tersebut nantinya dapat ditarik kesimpulan apakah biaya yang telah dikeluarkan pengunjung telah sesuai dengan wisata yang ditawarkan Kusuma Agrowisata. Lokasi penelitian ditentukan secara purposive di Kusuma Agrowisata dengan mempertimbangkan bahwa Kusuma Agrowisata merupakan salah satu wisata berbasis agronomi. Penelitian dilakukan pada bulan April – Mei 2016. Sampel ditentukan dengan metode non-probability sampling dengan tipe sampling critical case sampling. Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan wisata dilakukan dengan regresi linier berganda sedangkan metode untuk menganalisis nilai surplus konsumen menggunakan Individual Travel Cost Method (ITCM) yaitu melihat besar surplus konsumen dengan menganalisis seluruh biaya perjalanan yang dikeluarkan. Akumulasi nilai surplus konsumen tersebut dapat menghasilkan nilai ekonomi wisata Kusuma Agrowisata. Hasil dari penelitian ini adalah fasilitas toilet dan tempat ibadah yang disediakan oleh pengelola Kusuma Agrowisata dinilai oleh responden kurang memadai. Sementara itu, faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap permintaan wisata adalah biaya perjalanan, tingkat pendidikan, tingkat pendapatan, dan jumlah rombongan. Sedangkan nilai surplus konsumen dan nilai ekonomi wisata Kusuma Agrowisata masing-masing adalah Rp. 1.373.113,17 dan Rp. 419.623.385.898,00.

Keywords


agrowisata; persepsi konsumen; individual travel cost method

Full Text:

PDF

References


Andryan, S. 2010. Uji Asumsi Klasik dengan SPSS 16.0. Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang. Semarang.

Creswell. 2012. Research design Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif dan Mixed. Cetakan ke-2. Pustaka Pelajar. Yogyakarta.

Djijono, 2002. Valuasi Ekonomi Menggunakan Metode Travel Cost Taman Wisata Hutan di Taman Wan Abdul Racman, Propinsi Lampung. Makalah Pengantar Falsafat Sains. Program Pascasarjana/S3. IPB.

Famytyas. 2014. Peranan Sektor Pariwisata dalam Perekonomian Indonesia: Analisis Input-Output. Jurnal. Ekonomi Pembangunan Trisakti.

Fauzi, A. 2014. Valuasi Ekonomi Sumber Daya Alam dan Lingkungan. PT. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Gujarati, D. 1988. Ekonometrika Dasar. Penerbit Erlangga. Jakarta.

_________. 2003. Basic Econometrics. 4th ed. New York: McGraw-Hill Companies, Inc.

Hurlock, E. B. 2002. Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Surabaya: Erlangga.

Lemeshow, S., Hosmer, D.W., Klar, J & Lwanga, S.K. 1997. Besar Sampel dalam Penelitian Kesehatan. Gajahmada University Press. Yogyakarta.

Maylor, H & Blackmon, K. 2005. Researching Business and Management. Pargrave Macmillan. London.

Nurhidayati, Sri E. 2009. Sistem Pariwisata di Agropolitan Batu. Jurnal. Universitas Airlangga. Surabaya.

Santoso, S, 2000. Buku Latihan SPSS Statistik Parametrik. PT. Elex Media Komputindo, Kelompok Gramedia. Jakarta.

Subiyanto, Ibnu. 2000. Metodologi Penelitian. Edisi 3. UPP AMP YKPN. Yogyakarta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.
HABITAT Indexed by :